{"id":3300,"date":"2025-06-06T20:00:10","date_gmt":"2025-06-06T13:00:10","guid":{"rendered":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/?p=3300"},"modified":"2025-06-07T18:44:02","modified_gmt":"2025-06-07T11:44:02","slug":"zephyrus-itb-lakukan-survei-dan-pemeliharaan-instrumen-pemantauan-banjir-di-majalaya-dan-paseh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/?p=3300&lang=id","title":{"rendered":"Zephyrus ITB Lakukan Survei dan Pemeliharaan Instrumen Pemantauan Banjir di Majalaya dan Paseh"},"content":{"rendered":"\n<p>Oleh    : Daffa Tsabat (Meteorologi, 2023)<br>Editor : Mely Anggrini (Meteorologi, 2022)<\/p>\n\n\n\n<!--more-->\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"940\" height=\"705\" src=\"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2025\/06\/image.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-3301\" srcset=\"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2025\/06\/image.png 940w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2025\/06\/image-300x225.png 300w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2025\/06\/image-768x576.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 767px) 89vw, (max-width: 1000px) 54vw, (max-width: 1071px) 543px, 580px\" \/><figcaption>Tim BSO Zephyrus ITB melakukan pemeliharaan instrumen di Kabupaten Bandung.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>MAJALAYA, meteo.itb.ac.id<\/strong> \u2013 Badan Semi Otonom Zephyrus HMME \u201cAtmosphaira\u201d Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar kegiatan lapangan bertajuk <em>&#8220;Langkah Awal Penguatan Sistem Pemantauan Banjir&#8221;<\/em> berupa survei lokasi pemasangan instrumen baru dan pemeliharaan instrumen pemantauan banjir, yang dilaksanakan di Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, pada Kamis (1\/5\/2025) dan Selasa (13\/5\/2025).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Survei Awal di Jl. Sanding, Kecamatan Paseh<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pada Kamis (1\/5\/2025), Tim Zephyrus melakukan\nsurvei awal di dua titik potensial pemasangan instrumen pemantauan banjir di\nJl. Sanding, Kecamatan Paseh. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada masukan dari\nketua RW setempat dan perwakilan komunitas siaga bencana, Jaga Balai. Titik\npertama merupakan area rawan banjir yang sering dikeluhkan warga karena volume\nair yang cepat naik dan menyebabkan limpasan ke daerah bawah. Titik kedua\ndirekomendasikan karena berada lebih ke hulu dari titik pertama. Harapannya dengan\npemasangan instrumen di kedua titik ini, dapat memberikan peringatan lebih awal\ndan memberi waktu bagi warga untuk bersiap saat terjadi lonjakan debit air.<\/p>\n\n\n\n<p> Namun, survei menghadapi tantangan berupa medan yang sulit dan status lahan sebagai properti pribadi, sehingga memerlukan proses survei lanjutan. Meskipun demikian, tim memutuskan untuk tetap mempertimbangkan kedua titik tersebut sebagai lokasi potensial, sembari menunggu proses perizinan dari pemilik lahan. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pemeliharaan Instrumen di Sungai Cibangoak dan Ciharus<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"867\" src=\"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2025\/06\/Screenshot-2025-06-07-090147-1-1024x867.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-3311\" srcset=\"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2025\/06\/Screenshot-2025-06-07-090147-1-1024x867.png 1024w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2025\/06\/Screenshot-2025-06-07-090147-1-300x254.png 300w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2025\/06\/Screenshot-2025-06-07-090147-1-768x650.png 768w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2025\/06\/Screenshot-2025-06-07-090147-1-1536x1300.png 1536w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2025\/06\/Screenshot-2025-06-07-090147-1-2048x1734.png 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 767px) 89vw, (max-width: 1000px) 54vw, (max-width: 1071px) 543px, 580px\" \/><figcaption>Penataan ulang panel surya dan kabel instrumen yang terganggu oleh pertumbuhan vegetasi liar.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Kegiatan berlanjut pada Selasa (13\/5\/2025), dengan fokus pada pemeliharaan instrumen Automatic Rainfall Recorder (ARR) untuk menakar curah hujan dan Automatic Water Level Recorder (AWLR) untuk mengukur ketinggian air sungai di dua lokasi: Sungai Cibangoak dan Sungai Ciharus, Majalaya. Di Intake Cibangoak, tim melakukan pembersihan panel surya, pengecekan tegangan baterai, dan pemasangan voltage sensor ke baterai baru untuk memudahkan pemantauan daya listrik secara realtime. Sementara itu, di Sasak Ciharus, tim menghadapi permasalahan pada solar panel yang tidak terhubung dengan baik, menyebabkan gangguan operasional alat. Perbaikan segera dilakukan, termasuk perapihan kabel dan pembersihan vegetasi sekitar panel untuk mengoptimalkan penyerapan cahaya matahari. <\/p>\n\n\n\n<p> Seluruh rangkaian kegiatan ini menunjukkan pentingnya pendekatan teknologi dalam sistem pemantauan banjir. ARR dan AWLR yang digunakan merupakan instrumen utama, sementara penambahan voltage sensor untuk baterai, menjadi langkah inovatif dalam pemantauan kesehatan alat secara daring.\u00a0 <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"809\" height=\"528\" src=\"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2025\/06\/image-2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-3303\" srcset=\"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2025\/06\/image-2.png 809w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2025\/06\/image-2-300x196.png 300w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2025\/06\/image-2-768x501.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 767px) 89vw, (max-width: 1000px) 54vw, (max-width: 1071px) 543px, 580px\" \/><figcaption>Pemantauan dan pembersihan modem instrumen yang dikerubuni oleh serangga.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Bagian dari Divisi Research and Development (pengembangan teknologi) Zephyrus, Febri, menjelaskan bahwa tantangan di lapangan tidak hanya bersifat teknis. Medan yang sulit, keterbatasan akses, serta faktor lingkungan seperti gangguan serangga menjadi pembelajaran penting bagi tim Zephyrus. <\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPermasalahan alat ternyata sering berasal dari hal-hal sederhana, seperti gangguan semut. Ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap aspek lingkungan di sekitar instrumen,\u201d jelas Febri.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"692\" height=\"762\" src=\"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2025\/06\/image-3.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-3304\" srcset=\"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2025\/06\/image-3.png 692w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2025\/06\/image-3-272x300.png 272w\" sizes=\"auto, (max-width: 692px) 100vw, 692px\" \/><figcaption>Maintenance alat AWLR dan ARR di Sasak Ciharus, Majalaya.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Bagi tim Zephyrus, kegiatan ini menjadi lebih dari sekadar tugas teknis. Ini adalah langkah awal regenerasi dan pembelajaran kolektif. Banyak anggota baru dari Tim Zephyrus 2025 yang merasakan langsung dinamika lapangan, dari panas terik, medan sulit, hingga proses teknis dan komunikasi di lokasi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cCapek, panas, tapi puas. Lewat kegiatan ini\nsaya jadi lebih mengenal kondisi lokasi dan fungsionalitas alat secara\nlangsung,\u201d ujar Gery dari Divisi Operasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Diharapkan kegiatan ini menjadi pondasi kuat\nbagi pengembangan sistem pemantauan banjir Zephyrus ke depan lebih tangguh,\ninklusif, dan adaptif terhadap tantangan nyata di lapangan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Daffa Tsabat (Meteorologi, 2023)Editor : Mely Anggrini (Meteorologi, 2022)<\/p>\n","protected":false},"author":1343,"featured_media":3301,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-3300","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kegiatan-mahasiswa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3300","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1343"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3300"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3300\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3312,"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3300\/revisions\/3312"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3301"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3300"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3300"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3300"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}