{"id":2191,"date":"2023-11-17T12:51:23","date_gmt":"2023-11-17T05:51:23","guid":{"rendered":"http:\/\/www.meteo.itb.ac.id\/?p=2191"},"modified":"2024-08-26T01:10:30","modified_gmt":"2024-08-25T18:10:30","slug":"mahasiswa-meteorologi-itb-gelar-kegiatan-kuliah-lapangan-di-pangalengan-pada-31-juli-hingga-6-agustus-2023","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/?p=2191&lang=id","title":{"rendered":"Perjalanan Kuliah Lapangan Meteorologi ITB Edisi I: 31 Juli-6 Agustus 2023 di Pangalengan, Jawa Barat"},"content":{"rendered":"\n<p>by :  Lutfiah Nur Rohmah Salaamah<br>Editor : Muhaji Sahnita Putri<br>Jumat, 17 November 2023 <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/www.meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-08-at-16.47.02-1024x683.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2192\" srcset=\"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-08-at-16.47.02-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-08-at-16.47.02-300x200.jpeg 300w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-08-at-16.47.02-768x512.jpeg 768w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-08-at-16.47.02-1536x1024.jpeg 1536w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-08-at-16.47.02.jpeg 1599w\" sizes=\"auto, (max-width: 767px) 89vw, (max-width: 1000px) 54vw, (max-width: 1071px) 543px, 580px\" \/><figcaption>Kegiatan kuliah lapangan mahasiswa Meteorologi ITB di Pangalengan, Kab. Bandung<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p> BANDUNG, meteo.itb,ac.id \u2014&nbsp;Mahasiswa Meteorologi ITB telah menjalani pengalaman yang berharga melalui mata kuliah Kuliah Lapangan (ME3098) yang berlangsung selama satu minggu, mulai dari 31 Juli hingga 6 Agustus 2023 di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. utama yang menjadi fokus dalam kuliah lapangan ini adalah pemasangan alat <em>Automatic Weather Station<\/em> (AWS) dan observasi cuaca langsung. Menurut pernyataan salah satu mahasiswa, Ni Wayan Yamuna Kanika, AWS, alat canggih yang digunakan untuk mengukur berbagai parameter cuaca, dipasang sebanyak tiga unit di tiga lokasi berbeda, yaitu Site 0 di Malabar Tea Village, Site 1 di Kampung Cinchona, dan Site 2 di Margamulya. Sebelumnya, para mahasiswa telah dibagi menjadi tiga kelompok sesuai dengan jumlah site, dan masing-masing kelompok bertanggung jawab atas observasi di situs yang ditentukan. Namun, pada hari kedua, terjadi rotasi kelompok observasi untuk memastikan setiap kelompok memiliki kesempatan untuk mengamati cuaca di semua site yang ada.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery columns-1 is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\"><ul class=\"blocks-gallery-grid\"><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"650\" height=\"450\" src=\"https:\/\/www.meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-16-at-12.11.47.jpeg\" alt=\"\" data-id=\"2193\" class=\"wp-image-2193\" srcset=\"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-16-at-12.11.47.jpeg 650w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-16-at-12.11.47-300x208.jpeg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px\" \/><figcaption class=\"blocks-gallery-item__caption\"> Peta topografi cekungan Bandung <\/figcaption><\/figure><\/li><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"650\" height=\"450\" src=\"https:\/\/www.meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-16-at-12.11.47-1.jpeg\" alt=\"\" data-id=\"2195\" data-full-url=\"https:\/\/www.meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-16-at-12.11.47-1.jpeg\" data-link=\"https:\/\/www.meteo.itb.ac.id\/?attachment_id=2195\" class=\"wp-image-2195\" srcset=\"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-16-at-12.11.47-1.jpeg 650w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-16-at-12.11.47-1-300x208.jpeg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px\" \/><figcaption class=\"blocks-gallery-item__caption\">Peta elevasi<\/figcaption><\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n\n<p>Selain observasi, mahasiswa juga melakukan analisis kondisi cuaca setiap hari dengan mengolah data dari pengamatan cuaca. Data yang diperoleh dari AWS diolah dengan tujuan untuk mengetahui kondisi cuaca harian di lokasi yang diamati dan mengidentifikasi fenomena cuaca yang mungkin terjadi. Fenomena cuaca seperti angin gunung dan angin lembah, angin katabatik, dan angin anabatik merupakan bagian penting dari pengamatan cuaca di Pangalengan.<\/p>\n\n\n\n<p>Angin gunung dan angin\nlembah adalah fenomena cuaca yang berkaitan dengan topografi. Angin gunung\nadalah angin yang bergerak dari dataran rendah ke dataran tinggi atau gunung\nkarena pemanasan yang lebih cepat di dataran rendah. Sebaliknya, angin lembah adalah\nangin yang bergerak dari dataran tinggi atau gunung ke dataran rendah pada\nmalam hari karena pendinginan yang lebih cepat di daerah tersebut. Fenomena ini\ndapat mempengaruhi suhu dan kelembaban udara di sekitarnya. Sementara itu,\nangin katabatik dan angin anabatik adalah jenis angin yang berkaitan dengan\ntopografi pegunungan. Angin katabatik adalah angin yang terjadi ketika udara\ndingin dan berat mengalir ke bawah dari pegunungan ke dataran rendah. Angin\nanabatik, sebaliknya, terjadi ketika udara hangat mengalir dari dataran rendah\nke pegunungan. Kedua fenomena ini dapat berdampak signifikan pada suhu dan\nkelembaban udara di wilayah yang diamati.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasil pengamatan menunjukkan bahwa fenomena skala sinoptik tidak memiliki dampak signifikan pada perubahan parameter cuaca di wilayah ini. Sebaliknya, topografi yang beragam dan strategis di Pangalengan, yang mencakup gunung-gunung, perbukitan, dan lembah, menjadi kunci dalam pengamatan cuaca yang dilakukan di wilayah ini.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow\">\n<figure class=\"wp-block-gallery columns-1 is-cropped wp-block-gallery-2 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\"><ul class=\"blocks-gallery-grid\"><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"625\" height=\"626\" src=\"https:\/\/www.meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/Picture1-1.png\" alt=\"\" data-id=\"2199\" class=\"wp-image-2199\" srcset=\"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/Picture1-1.png 625w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/Picture1-1-300x300.png 300w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/Picture1-1-150x150.png 150w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/Picture1-1-160x160.png 160w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/Picture1-1-320x320.png 320w\" sizes=\"auto, (max-width: 625px) 100vw, 625px\" \/><figcaption class=\"blocks-gallery-item__caption\">pukul 18.00-06.00 WIB <\/figcaption><\/figure><\/li><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"637\" height=\"634\" src=\"https:\/\/www.meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/Picture2-2.png\" alt=\"\" data-id=\"2200\" data-full-url=\"https:\/\/www.meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/Picture2-2.png\" data-link=\"https:\/\/www.meteo.itb.ac.id\/?attachment_id=2200\" class=\"wp-image-2200\" srcset=\"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/Picture2-2.png 637w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/Picture2-2-300x300.png 300w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/Picture2-2-150x150.png 150w, https:\/\/meteo.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/340\/2023\/11\/Picture2-2-160x160.png 160w\" sizes=\"auto, (max-width: 637px) 100vw, 637px\" \/><figcaption class=\"blocks-gallery-item__caption\">Pukul 06.01-18.00 WIB<\/figcaption><\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p>Pada contoh <em>wind rose<\/em> di atas, yaitu <em>wind rose<\/em> di tanggal 3-4 Agustus 2023, terlihat bahwa pada pukul 18.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB keesokan harinya angin dominan berasal dari arah tenggara akibat adanya pengaruh dari angin katabatik, yang mana di sebelah tenggara site memiliki elevasi yang lebih tinggi dibanding site tempat pengamatan. Sementara itu, pada pukul 06.01 WIB hingga pukul 18.00 WIB, angin yang mendominasi berasal dari arah barat laut dan utara akibat adanya pengaruh dari angin anabatik, yang mana di arah tersebut memiliki elevasi yang lebih rendah dari site pengamatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kuliah lapangan mahasiswa\nMeteorologi ITB di Pangalengan, Kabupaten Bandung, telah membawa wawasan\nberharga tentang peran topografi dalam mengatur cuaca lokal. Melalui pengamatan\ndan analisis cuaca, termasuk fenomena seperti angin gunung, angin lembah, angin\nkatabatik, dan angin anabatik, mahasiswa memperdalam pemahaman mereka tentang\nhubungan antara topografi dan perubahan cuaca. Pengalaman ini tidak hanya\nmeningkatkan keterampilan praktik tetapi juga membantu menginspirasi semangat\npenelitian di bidang meteorologi dan memperkuat dasar untuk prediksi cuaca yang\nlebih akurat di wilayah-wilayah dengan topografi serupa.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>by : Lutfiah Nur Rohmah SalaamahEditor : Muhaji Sahnita PutriJumat, 17 November 2023 BANDUNG, meteo.itb,ac.id \u2014&nbsp;Mahasiswa Meteorologi ITB telah menjalani pengalaman yang berharga melalui mata kuliah Kuliah Lapangan (ME3098) yang berlangsung selama satu minggu, mulai dari 31 Juli hingga 6 Agustus 2023 di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. utama yang menjadi fokus dalam kuliah lapangan &hellip; <\/p>\n<p class=\"link-more\"><a href=\"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/?p=2191&#038;lang=id\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Perjalanan Kuliah Lapangan Meteorologi ITB Edisi I: 31 Juli-6 Agustus 2023 di Pangalengan, Jawa Barat&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1347,"featured_media":2192,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-2191","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-acara-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2191","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1347"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2191"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2191\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2604,"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2191\/revisions\/2604"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2192"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2191"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2191"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/meteo.itb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2191"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}